hadir...
hadir kembali...
kali ini semakin dekat pada jantung yang berdetak
dia kembali dan ku lagi-lagi terjebak
terperangkap rasa yang sama sekali tak ku inginkan
rasa dengan tak terwakilkan
oleh sejuta kata dalam lisan
memburu makna yang merebakkan wangi
namun dadaku tak sanggup menampung hirupannya

0 komentar:
Post a Comment